Senin, Februari 28, 2011

Ditemukan bom peninggalan PD II


Warga Dusun Mantup Tengah, Desa Mantup, Kecamatan Mantup
dan sekitarnya gempar, Rabu (23/2) malam. Sebab saat berlangsungnya
proyek pemerataan bukit kapur di desa setempat, ditemukan bom. Diduga
kuat, bom tersebut peninggalan Perang Dunia II.
Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Alit Alarino membeber penemuan bom
tersebut. Menurutnya, awalnya benda tersebut ditemukan oleh operator
alat berat proyek pemerataan bukit kapur di desa setempat. ''Sedianya,
bukit kapur itu diratakan, karena untuk akses jalan desa,'' katanya,
Kamis (24/2).
Saat alat berat proyek meratakan bukit, Rabu (23/2) malam, katanya,
sepotong benda kerat terjatuh bersama reruntuhan kapur dari alat
tersebut. Melihat ini, operator alat berat curiga, apa yang terjadi di
depan mata. Operator itu kemudian mengeceknya. Ternyata, seonggok
benda keras itu berbentuk bom. ''Melihat ini warga melaporkan ke
Polsek Mantup,'' katanya.
Mendapat laporan, anggota Polres Lamongan datang ke tempat penemuan
bom tersebut. Hanya, Polres Lamongan tidak bisa bergerak sendiri untuk
penyelidikan kasus, yang bisa membahayakan banyak orang ini.
Karena itu, untuk penyelidikan penemuan benda kuno itu, Polres
Lamongan melibatkan Tim Detasemen Penjinak Bom Polda Jatim. Setelah
tim ini melakukan penyelidikan, ternyata benar. Benda keras penemuan
warga setempat itu merupakan bom.
Dari hasil penyelidikan itu menunjukkan, bom dengan panjang 1 meter
dan berdia meter 30 cm dengan berat 150 kg itu merupakan bom jenis
Air Craft. Bom yang diduga peninggalan Perang Dunia kedua ini dalam
kondisi tidak aktif. ''Benda itu kini diamankan di Mapolsek Mantup,''
kata Kasat Alarino.
Sementara keterangan warga sekitar mengungkapkan, tempat penemuan bom
tersebut merupakan kawasan basis pertahanan tentara Indonesia Perang
Dunia II. ''Bisa jadi bom tersebut merupakan salah satu senjata
tentara kita yang disimpan di atas bukit itu saat Perang Dunia II,''
kata warga menyimpulkan.

0 komentar: